PERBEDAAN GITAR AKUSTIK KLASIK DAN GITAR AKUSTIK FOLK

Gitar klasik dan gitar folk, apa bedanya?

Ragam jenis gitar terkadang membuat bingung para peminat nya. Secara visual, gitar terlihat sama, terutama gitar klasik dan gitar folk. Jika melihat kedua alat musik ini, hampir semua orang tahu bahwa itu adalah "Gitar", bahkan anak SD pun sudah mengenal alat musik ini. Akan tetapi hanya sebagian orang yang bisa membedakan mana yang jenis gitar akustik klasik, dan mana yang jenis gitar akustik folk.

Ngomong-ngomong soal akustik, apakah para pembaca pernah mendengar atau melihat poster event yang mempromosikan penampilan band akustik? Apa sebenarnya defenisi dari akustik itu?

Menurut Kamus Musik tulisan Pono Banoe, Akustik (Acoustic) adalah alat musik dengan suara asli tanpa bantuan penguat bunyi elektrik. Akustik juga menjadi sebutan untuk ilmu pengetahuan tentang suara (bunyi) berkenaan dengan keindahan dan kesempurnaan pendengaran dalam suatu ruang. Contoh alat musik akustik, yaitu: gitar akustik, piano akustik, biola, harpa, dan lain-lain. Kesimpulannya, semua alat musik yang bisa dimainkan tanpa tenaga listrik adalah alat musik akustik. 

Gitar Akustik Klasik adalah jenis gitar akustik dengan senar berbahan nilon (nylon) dan sutra yang dililit logam. Sedangkan, Gitar Akustik Folk adalah gitar dengan desain dasar seperti gitar klasik namun memiliki tubuh lebih lebar, leher yang lebih panjang dan sempit, serta senar dari logam (Gitarpedia, Jubing Kristianto). 

Berikut ini perbedaan gitar Akustik Klasik dan Gitar Akustik Folk:

1. Kepala (Head)

Bagian Head (Kepala) Gitar klasik
Bagian Head (Kepala) Gitar folk

Perbedaan bagian Head (kepala) pada gitar klasik dan gitar folk dapat dilihat dari  Tuning machine (alat pemutar/pengatur ketegangan senar), bahan dan bentuk capstan (penggulung tempat melilitkan senar). Gitar klasik biasanya memakai capstan berbahan plastik, sedangkan capstan gitar folk berbahan logam. Dari segi bentuk juga terlihat berbeda. 

2. Neck (leher) 


   
Bagian Neck (Leher) Gitar klasik
Bagian Neck (Leher) Gitar folk


Perbedaan bagian Neck (leher) pada gitar klasik dan gitar folk dapat dilihat dari tingkat kelebaran fingerboard (papan jari), letak titik-titik penunjuk kolom-kolom ganjil (marker) dan jumlah fret (bilangan besi pembatas kolom nada pada papan jari). 

Ciri yang pertama, fingerboard (papan jari) pada gitar klasik cenderung lebih lebar daripada gitar folk, tujuannya untuk memberi ruang pada jari saat bermain gitar solo instrumental (fingerstyle). Jika terlalu sempit, jarak senar yang satu dengan yang lain menjadi terlalu dekat, sehingga akan mempersulit si pemain untuk bisa leluasa menggerakkan jari tangannya, dan akan sering menekan senar yang salah. Sedangkan gitar folk memiliki papanjari yang lebih sempit karena biasanya gitar ini lebih sering digunakan untuk iringan lagu, yaitu memproduksi nada harmonis dengan memainkan akor-akor.  Contoh: C - Am -Dm ke G, ke C lagi. 😁😁😁 (Jadi ingat kuburan band).

Ciri yang kedua, dapat dilihat dari titik-titik penunjuk kolom ganjil yang biasa disebut marker. Titik-titik gitar klasik tidak berada di papan jari, melainkan di sisi samping leher gitar (sisi yang lebih terlihat oleh si pemain). Sedangkan, gitar folk posisi titik-titik nya berada di papan jari (bagian depan) leher gitar. Titik-titik (marker) ini terletak mulai dari kolom 3 (untuk gitar klasik), 5, 7, 9, dan 12 (diisi dengan 2 titik). Fungsinya adalah sebagai penunjuk bagi gitaris untuk pindah ke kolom yang tepat.

Ciri yang ketiga, jumlah fret gitar klasik hanya 12. Menurut saya, diatas ini sudah terasa tidak nyaman saat bermain fingerstyle menggunakan footstool. Sedangkan gitar folk jumlah fret nya bisa 12 - 14. Karena itulah Neck (Leher) Gitar folk lebih panjang daripada gitar klasik.

3. Bagian Body (badan)

Bagian body (badan) Gitar klasik


Bagian body (badan) Gitar folk

Perbedaan bagian body (badan) pada gitar klasik dan gitar folk dapat dilihat dari warna gitar, rossette, senar dan bridge. 

Ciri pertama, Gitar klasik cenderung memiliki warna natural (coklat kayu). Sedangkan, gitar folk lebih banyak pilihan warna atau lebih bervariasi. Hal ini karena dulunya, kelompok pemain gitar klasik yang ada pada pertunjukan orkestra sengaja menyamakan warna gitarnya demi tujuan estetika (seperti halnya para pemain biola). Akan tetapi, sekarang sudah banyak industri alat musik yang memproduksi gitar klasik dengan warna dan bentuk yang lebih bervariasi. 

Ciri yang kedua, rosette -ornamen bermotif mawar atau lainnya yang melingkari sound hole (lubang suara)- yang ada pada gitar klasik terlihat berbeda dengan rosette gitar folk. Biasanya, rosette gitar klasik terlihat serupa dan terkesan klasik, sedangkan rosette gitar folk lebih beragam mulai dari corak, bentuk dan bahannya.

Ciri yang ketiga, senar gitar klasik terbuat dari nilon (nylon). Wujud senar 1, 2, dan 3 seperti tali pancing, dan senar 4, 5, 6 terbuat dari sutra halus yang dililit logam. Sedangkan senar gitar folk terbuat dari logam mulai dari senar 1-6.

Senar nilon (nylon) gitar klasik


Senar logam gitar folk

Ciri keempat, bridge (tempat senar diikatkan) pada gitar klasik berbentuk persegi panjang dengan lubang-lubang tempat menyimpul senar klasik. Senar nilon umumnya tidak memiliki ball end (bulatan kecil diujung salah satu sisi senar), karena itulah senar ini diikat dengan cara dililit berbentuk spiral pada bridge. Berbeda dengan gitar folk dimana setiap senarnya sudah disertai ball end, senar gitar folk hanya perlu di support dengan paku-paku plastik untuk menahan senar, tidak perlu dililit spiral seperti gitar klasik.

ikatan senar pada Bridge gitar klasik

ikatan senar pada Bridge gitar folk

Secara umum, itulah perbedaan serta ciri-ciri gitar klasik dan gitar folk. (Lihat juga 5 tips memilih gitar untuk pemula dan gitar yang cocok untuk wanita). Sebelum membeli gitar impianmu, kenalilah terlebih dahulu ciri, fungsi, serta bagian-bagian gitar yang sesuai dengan kebutuhan mu. Karena dalam belajar alat musik pun, istilah "tak kenal maka tak sayang", tetap berlaku.  🤗🤗🤗


Salam hangat, 


Yulia Adhia Anwar

😉

Komentar

Postingan Populer